Desain dan pembuatan cetakan adalah proses mengubah gambar desain menjadi cetakan fisik yang benar-benar dapat digunakan untuk produksi. Cetakan adalah alat yang sangat diperlukan dalam industri manufaktur. Mereka seperti “stempel” yang digunakan untuk membentuk benda-benda dengan berbagai bentuk, mulai dari botol plastik sederhana hingga suku cadang mobil yang rumit.
Ini melibatkan teknologi komprehensif dalam berbagai disiplin ilmu seperti desain mekanik, ilmu material, dan rekayasa proses.
Itu proses desain dan pembuatan cetakan umumnya mencakup langkah-langkah berikut:
1. Desain produk: Pertama, desainer akan menggambar gambar desain produk secara detail berdasarkan fungsi, tampilan, dan kebutuhan material produk.
2. Desain cetakan: Menurut gambar desain produk, insinyur akan merancang cetakan yang sesuai. Desain cetakan perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti fluiditas material, metode pendinginan, dan metode pembongkaran untuk memastikan kualitas produk.
3. Pemrosesan cetakan: Sesuai gambar desain, cetakan diproses menggunakan peralatan mesin CNC dan peralatan lainnya. Proses ini memerlukan ketelitian yang tinggi untuk menjamin keakuratan ukuran dan bentuk cetakan.
4. Perakitan cetakan: Rakit bagian cetakan yang sudah diproses menjadi cetakan utuh.
5. Uji Coba Cetakan: Sebelum produksi formal, cetakan akan digunakan untuk produksi percobaan untuk memverifikasi apakah desain cetakan masuk akal dan apakah kualitas produk memenuhi persyaratan.
Jenis cetakan
Ada banyak jenis cetakan, yang dapat dibagi menjadi berikut ini sesuai dengan proses pencetakan yang berbeda:
Cetakan injeksi:
Prinsip: Suntikkan plastik cair ke dalam rongga cetakan, dinginkan dan padatkan hingga terbentuk.
Digunakan untuk memproduksi produk plastik
Cetakan stempel:
Prinsip: Gunakan mesin stamping untuk memberikan tekanan untuk mengubah bentuk atau memisahkan lembaran.
Digunakan untuk memproduksi produk lembaran logam.
Cetakan die-casting:
Prinsip: Suntikkan logam cair ke dalam rongga cetakan, dinginkan dan padatkan hingga terbentuk.
Digunakan untuk memproduksi coran logam.
Cetakan cetakan tiup:
Prinsip: Tiup tabung plastik kosong yang sudah dipanaskan dan dilunakkan ke dalam rongga cetakan, dinginkan dan bentuk.
Digunakan untuk menghasilkan produk berongga seperti botol plastik dan tong.
Penempaan cetakan:
Prinsip: Berikan tekanan pada benda kerja logam melalui palu tempa atau mesin penempa untuk mengubah bentuknya.
Digunakan untuk membuat bagian poros, roda gigi, dll.
Kategori lainnya:
Cetakan pelari panas: Gunakan panas dan tekanan untuk membentuk.
Cetakan pembentuk vakum: Terbentuk dalam lingkungan vakum.
Cetakan prototipe cepat : Manufaktur cepat menggunakan teknologi seperti pencetakan 3D.
Bidang aplikasi desain dan manufaktur cetakan
Desain dan pembuatan cetakan banyak digunakan di berbagai industri seperti mobil, elektronik, peralatan rumah tangga, pengemasan, mainan, dll. Misalnya:
Industri otomotif: Produksi suku cadang mobil tidak dapat dipisahkan dari cetakan.
Industri elektronik: Produksi produk elektronik seperti casing ponsel dan casing komputer memerlukan cetakan.
Industri peralatan rumah tangga: Kulit luar dan bagian dalam peralatan rumah tangga seperti lemari es dan mesin cuci memerlukan cetakan.