Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cetakan dibuat?

Bagaimana cetakan dibuat?

Cetakan diproduksi melalui serangkaian proses yang kompleks dan presisi, yang biasanya meliputi tinjauan gambar, persiapan bahan, pemrosesan, pemrosesan dasar cetakan, pemrosesan inti cetakan, pemrosesan elektroda, pemrosesan komponen cetakan, inspeksi, perakitan, penyelesaian akhir, pengujian cetakan, dan produksi. Di bawah ini adalah penjelasan rinci tentang proses-proses tersebut:

Ulasan Gambar: Ini adalah langkah pertama dalam pembuatan cetakan, terutama melibatkan peninjauan gambar desain cetakan untuk memastikan keakuratan dan kelayakannya. Selama proses peninjauan, dimensi, bentuk, bahan, dan informasi lain dalam gambar perlu diperiksa dengan cermat untuk memastikan kelancaran pemrosesan selanjutnya.

Persiapan Bahan: Berdasarkan persyaratan gambar desain, siapkan bahan cetakan yang dibutuhkan. Bahan-bahan ini biasanya mencakup baja, paduan aluminium, paduan tembaga, dll., dengan pilihan spesifik bergantung pada tujuan cetakan dan lingkungan kerja.

Pengolahan: Mula-mula proses bahan-bahan yang telah disiapkan, seperti pemotongan, penggilingan, pengeboran, dan lain-lain, hingga membentuk bentuk dasar dan kontur cetakan.

Pemrosesan Basis Cetakan: Basis cetakan adalah struktur pendukung cetakan, yang memerlukan pemrosesan dan perakitan yang tepat untuk memastikan stabilitas dan akurasi cetakan.

Pemrosesan Inti Cetakan: Inti cetakan adalah bagian penting dari cetakan yang digunakan untuk membentuk produk. Bentuk dan ukurannya secara langsung menentukan bentuk dan ukuran produk. Oleh karena itu, pemrosesan inti cetakan memerlukan presisi dan kualitas permukaan yang sangat tinggi.

Pemrosesan Elektroda: Dalam pemesinan pelepasan listrik (EDM), elektroda digunakan untuk menimbulkan percikan listrik pada material cetakan, menghilangkan material dan membentuk bentuk yang diinginkan. Ketepatan pemrosesan dan bentuk elektroda mempunyai dampak signifikan terhadap efektivitas EDM.

Pemrosesan Komponen Cetakan: Selain dasar cetakan dan inti cetakan, cetakan juga mencakup banyak komponen lainnya, seperti slide, pin ejektor, pilar pemandu, dll. Pengolahan komponen tersebut juga memerlukan ketelitian tinggi dan kualitas permukaan yang baik.

Inspeksi: Inspeksi dan pengujian yang ketat dilakukan di berbagai tahap pemrosesan cetakan untuk memastikan kualitas dan keakuratan cetakan. Inspeksi ini meliputi pemeriksaan dimensi, inspeksi bentuk, inspeksi kualitas permukaan, dll.

Perakitan: Rakit komponen cetakan yang telah diproses hingga membentuk cetakan utuh. Selama perakitan, perhatian harus diberikan pada keakuratan pemasangan dan keakuratan posisi komponen untuk memastikan stabilitas dan keakuratan cetakan.

Penyelesaian : Finishing adalah tahap pemrosesan akhir dan penyesuaian cetakan untuk memastikan presisi dan kualitas permukaan memenuhi persyaratan desain. Ini biasanya mencakup penggilingan, pemolesan, dan proses lainnya.

Pengujian Cetakan: Sebelum cetakan resmi dimasukkan ke dalam produksi, diperlukan pengujian cetakan. Tujuan pengujian cetakan adalah untuk memverifikasi kualitas dan keakuratan cetakan, serta efek cetakan produk. Melalui pengujian cetakan, masalah apa pun pada cetakan dapat diidentifikasi dan disesuaikan atau diperbaiki.

Produksi: Setelah pengujian dan penyesuaian cetakan, cetakan tersebut dapat secara resmi dimasukkan ke dalam produksi. Selama proses produksi, inspeksi dan pemeliharaan cetakan secara berkala diperlukan untuk memastikan stabilitas dan keakuratannya.

Konsultasi Sekarang